VERB (Kata Kerja)



Verb adalah kata kerja, atau kata yang merujuk pada perbuatan atau aktivitas yang dilakukan seseorang. Kata kerja jenis ini biasanya juga disebut dengan Action Verb.
Verb sendiri merupakan salah satu bagian utama dalam sebuah kalimat, dan memiliki kedudukan sebagai predikat atau menjadi inti kalimat karena kita tidak bisa membuat sebuah kalimat tanpa ada sebuah kata kerja (verb).


Perhatikan contoh kalimat berikut:
They build a house.
May and her brother watch a movie.
Kata “build” (membangun), dan “watch” (menonton) pada kedua kalimat di atas merupakan verb / kata kerja, karena kedua kata tersebut menjujukan perbuatan yang dilakukan oleh seseorang.

Secara umum verb atau kata kerja memiliki dua jenis yaitu:


Transitive Verb

Transtitve verb merupakan kata kerja yang memerlukan objek kata benda sebagai pelengkap, sehingga memiliki makna yang utuh. 
Contoh: 
She wants a chocolate. 
Pada contoh kalimat di atas, kata kerja “want” memerlukan object chocolate. Apabila kita hilangkan objeknya maka kalimat tersebut tidak akan memiliki makna yang utuh. 
She wants. (dia menginginkan) menginginkan apa? 

My father gives me money. 
Begitupun dengan contoh yang kedua, apabila kita menghilangkan objeknya maka kalimat tersebut tidak memiliki makna yang utuh. 
My father gives me. (ayah saya memberikan saya) memberikan apa? 

Susan sends an e-mail every night. 
Send merupakan transitive verb, kata kerja tersebut memerlukan objek yaitu an e-mail untuk melengkapi makna dari kalimat tersebut.

Beberapa contoh transitive verb adalah: build, cut, find, like, make, need, give, love, send, use, want, bring, tell, offer, take, buy, wash, get, contain, phone, call, make, annoy, edit, lend, etc.



Intransitive Verb

Intransitive verb merupakan kata kerja yang tidak memerlukan objek kata benda sebagai
pelengkap kalimat. 
Biasanya diikuti oleh adjective, adverb, preposition atau verb compliment. 
Contoh: 
Birds fly. 
The Baby cried. 
Kata “fly”, dan “cry” pada contoh kalimat di atas merupakan kata kerja intransitive, karena
tidak memerlukan objek kata benda sebagai pelengkap. 

The guests laugh loudly. 
Kata kerja laugh merupakan intransitive verb. Kata tersebut tidak memerlukan objek kata
benda (noun) untuk melengkapi makna kalimat yang utuh dari kalimat tersebut. 
Objek dari contoh kalimat di atas adalah loudly, kata tersebut merupakan adverb. 

My dad came late. 
Kata kerja came pada contoh kalimat di atas juga termasuk intransitive verb karena tidak
memerlukan objek. 
Objek dari kalimat tersebut adalah late, dan late sendiri merupakan kata sifat (adjective). 

Beberapa contoh intransitive verb: 
Arrive, emigrate, smile, cough, run, sit, walk, come, respond, go, die, continue, lie, laugh, rise, swim,
act, explode, etc.

Selain kedua jenis kata kerja di atas, ada juga kata kerja yang berfungsi sebagai Transitive 
dan Intransitive verb contoh: Climb, leave, sit, pay, give, improve, drive, cost, smell, grow, study,
sing, eat, dance, paint, go, check, burn, teach, set, write, etc.

Contoh dalam bentuk kalimat: 
We need to climb to get to the roof. 
Kata kerja climb tidak diikuti oleh kata benda tetapi kata sifat to. (Intransitive verb) 
He climbs the building. Kata kerja climb diikuti oleh kata benda the building. (Transitive verb)

All students study English on Wednesday. 
Objek dari study adalah kata benda English, maka kata kerja tersebut transitive verb. 
All students study harder for the final exam. Objek dari study adalah harder (adjective), maka
kata kerja tersebut intransitive verb.

She sings. 
Kata kerja sing tidak diikuti objek apapun maka kata kerja tesebut adalah intransitive verb. 
She sings a song. Kata kerja sing diikuti oleh objek a song (noun), maka kata kerja tersebut
adalah transitive verb.

Semua kata kerja (verb) pada penjelasan di atas adalah kata kerja yang merujuk pada
perbuatan atau aktivitas yang nampak secara fisik, kata kerja tersebut disebut sebagai
Action Verb. Selain Action Verb, ada juga beberapa kata kerja yang tidak nampak aktivitas
fisiknya, kata kerja ini merujuk pada sebuah keadaan, biasanya kata kerja tersebut merujuk
pada pikiran, emosi, dan konsep. Kata kerja tersebut dikenal juga sebagai Stative Verb.


Contoh Stative Verb: 
Promise, see, think, understand, weigh, wish, agree, remember, sound, suppose, look, deny,
disagree, appreciate, contain, hate, feel, mind, love, taste, want, need, cost, equal, adore, imagine,
detest, belong to, appear, believe, deserve, doubt, realize, dislike, know, lack, like, include, involve,
recognize, loathe, hear, listen, concern, have, matter, surprise, resemble, mean, measure, owe, see,
possess, own, satisfy, smell, consist of, depend on, etc.


Contoh dalam bentuk kalimat: 
I know everything about you. 
She thinks about her son. 
I wish I could fly. 
The baby lacks of nutrition. 
They recognize their enemy.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »