Penjelasan Lengkap Past Perfect (Fungsi, Rumus, Contoh Kalimat)

Penjelasan Lengkap Past Perfect (Fungsi, Rumus, Contoh Kalimat)


Beberapa orang berfikir bahwa salah satu hal yang sulit dipelajari dalam Bahasa Inggris adalah Tenses.
Well, itu memang tidak sepenuhnya salah karena belajar tenses memerlukan fokus dan pemahaman.


Hal yang menjadi masalah adalah saat kita sudah terlebih dahulu memunculkan pikiran negatif sebelum kita mencoba. Kita sudah berfikir "ini sulit, aku tidak akan bisa melakukannya" sebelum kita benar-benar mencoba dan membuktikan apakah hal tersebut benar sulit atau hanya pikiran-pkiran negatif kita saja.

Membuat pikiran negatif seperti itu ibarat membangun dinding imajiner yang menghalangi kita untuk terus maju dan melangkah.

Jadi mulai sekarang berhenti berfikir "aku tidak bisa" sebelum mencoba. Coba dahulu sesulit apapun materi yang akan dipelajari.
"Break the walls and go through!" So, let's get started.

Materi hari ini adalah Past Perfect Tense.
Past Perfect Tense digunakan untuk menunjukan sebuah kejadian / tindakan yang telah selesai dilakukan sebelum kejadian / tindakan lain terjadi di masa lampau.

Artinya kejadian yang pertama kali terjadi dan telah selesai menggunakan Past perfect tense, kemudian kejadian selanjutnya menggunakan Simple past tense.
Antara satu kejadian dengan kejadian lainnya biasanya dihubungkan dengan menggunakan kata penghubung seperti:

Before (sebelum)
After (setelah)
By the end of (menjelang akhir)
By the time (saat)

Past perfect tense memiliki bentuk kalimat verbal dan kalimat nominal.
Kalimat verbal sendiri adalah kalimat yang mengandung kata kerja. Sedangkan kalimat nominal adalah kalimat yang tidak mengandung kata kerja. Biasanya kalimat nominal mengandung kata benda atau kata sifat.
Sekarang kita akan bahas kalimat verbal terlebih dahulu.

Penjelasan Lengkap Past Perfect (Fungsi, Rumus, Contoh Kalimat)


Kalimat verbal positive past perfect tense

Kalimat positive adalah kalimat yang berbentuk pernyataan dan tidak mengandung makna penyangkalan.
Rumus yang digunakan untuk membuat kalimat positive past perfect tense adalah:

(+) SUBJECT + HAD + VERB 3 + OBJECT

Keterangan:

SUBJECT = Pelaku, kita dapat menempatkan pronoun / kata ganti orang seperti I, you, we, they, he, she, it atau nama orang contoh Ricky, Nisa, dsb.

HAD = Auxiliary verb (kata kerja bantu). Kita tidak perlu merubah apapun pada bagian ini karena sudah bagian dari rumus dan aturan dari past perfect itu sendiri.

VERB 3 = Bentuk kata kerja ke 3 atau past participle. Kita dapat melihat daftar bentuk kata kerja pada kamus untuk Irregural verbs (kata kerja tidak beraturan). Untuk bentuk Regular verbs (kata kerja beraturan) kita hanya menambahkan akhiran -ed.

OBJECT = Tujuan, sasaran, pelengkap atau keterangan tambahan yang ditempatkan untuk melengkapi makna kalimat.

Setelah memahami bagian-bagian dari rumus di atas, sekarang perhatikan contoh kalimat berikut:

Ricky had finished his test before the time was over.
(Ricky telah menyelesaikan testnya sebelum waktunya habis)

They had warned us before the storm came.
(Mereka telah memperingatkan kami sebelum badai datang)

Nisa had left the the room before we arrived.
(Nisa telah meninggalkan ruangan sebelum kita tiba)

The baby had woken up when his mom came home.
(Bayi telah bangun saat ibunya pulang)

After the students had gone, The janitor cleaned the classroom.
(Setelah para siswa pergi, petugas kebersihan membersihkan ruang kelas)

She had read the movie review before the movie was released in her town.
(Dia telah membaca ulasan filmnya sebelum film tersebut dirilis di kotanya)

We had already known the news before she told it.
(Kita telah mengetahui beritanya sebelum dia menceritakannya)

They had built a bridge before the flood occurred.
(Mereka telah membangun sebuah jembatan sebelum banjir terjadi)

A thief had broken the ATM before the police showed up.
(Seorang pencuri telah merusak ATM sebelum polisi muncul)

The inmates had run away by the time the warden pushed the alarm.
(Para tahanan telah melarikan diri saat kepala penjara menekan alarm)

After the rain had stopped I went to school.
(Setelah hujan berhenti aku pergi ke sekolah)



Kalimat verbal negative past perfect tense

Kalimat negative adalah kalimat yang bermakna penyangkalan. Kalimat negative menggunakan kata NOT setelah kata kerja bantu (auxiliary verb).
Berikut rumus untuk kalimat negative past perfect tense:

(-) SUBJECT + HAD + NOT + VERB 3 + OBJECT

Contoh kalimat:

Ricky had not finished his test before the time was over.
(Ricky belum menyelesaikan testnya sebelum waktunya habis)

They had not warned us before the storm came.
(Mereka tidak memperingatkan kami sebelum badai datang)

Nisa hadn't left the the room before we arrived.
(Nisa tidak meninggalkan ruangan sebelum kita tiba)

The baby had not woken up when his mom came home.
(Bayi tidak bangun saat ibunya pulang)

They had not built a bridge before the flood occurred.
(Mereka tidak membangun sebuah jembatan sebelum banjir terjadi)

I had not slept when you knocked the door.
(Aku tidak tidur saat kamu mengetuk pintu)

He had not hidden the gift before his girl friend came.
(Dia tidak menyembunyikan hadiahnya sebelum pacarnya datang)

Rika and Eva had not learnt Japanese before they moved to Hokkaido.
(Rika dan Eva tidak belajar bahasa jepang sebelum mereka pindah ke Hokkaido)

After Frans had not given the money his sister left him alone.
(Setelah Frans tidak memberikan uangnya adiknya meninggalkan Frans sendiri)



Kalimat verbal interrogative past perfect tense

Kalimat interrogative adalah kalimat tanya.
Untuk membentuk kalimat tanya kita hanya perlu memindahkan kata kerja bantu "had" ke awal kalimat. 
Rumus kalimat interrogative past perfect tense adalah:

(?) HAD + SUBJECT + VERB 3 + OBJECT ?

Contoh kalimat:

Had Ricky finished his test before the time was over?
(Apakah Ricky telah menyelesaikan testnya sebelum waktunya habis?)

Had they warned us before the storm came?
(Apakah mereka telah memperingatkan kami sebelum badai datang?)

Had Nisa left the the room before we arrived?
(Apakah Nisa telah meninggalkan ruangan sebelum kita tiba?)

Had the baby woken up when his mom came home?
(Apakah Bayi telah bangun saat ibunya pulang?)

Had she read the movie review before the movie was released in her town?
(Apakah dia telah membaca ulasan filmnya sebelum film tersebut dirilis di kotanya?)

Had we already known the news before she told it?
(Kita telah mengetahui beritanya sebelum dia menceritakannya?)

Had they built a bridge before the flood occurred?
(Apakah mereka telah membangun sebuah jembatan sebelum banjir terjadi?)




Kalimat nominal positive past perfect tense

Kalimat nominal adalah kalimat yang tidak mengandung kata kerja di dalamnya.
Kalimat nominal biasanya mengandung kata benda atau kata sifat.
Rumus yang digunakan adalah:

(+) SUBJECT + HAD + BEEN + OBJECT

Keterangan:
Object pada kalimat nominal biasanya diisi oleh kata benda atau kata sifat.

Contoh:

I had been an English teacher before we met.
(Aku dulunya seorang guru Bahasa Inggris sebelum kita ketemu)

He had been smart person before he used drugs.
(Dia dulunya orang yang pintar sebelum dia menggunakan obat-obatan)

Rachel had been in Germany when her brother married.
(Rachel dulu berada di Jerman saat saudara laki-lakinya menikah)

They had been starving when W.H.O. supplied the foods.
(Mereka dulunya kelaparan saat W.H.O. memasok makanan)

My dad had been a firefighter before my brother was born.
(Ayahku dulunya seorang pemadam kebakaran sebelum adiku lahir)

She had been cheerful before her mom passed away.
(Dia dulunya periang sebelum ibunya meninggal)



Kalimat nominal negative past perfect tense

Rumus untuk kalimat nominal negative adalah:

(-) SUBJECT + HAD + NOT + BEEN + OBJECT

Contoh kalimat:

I had not been an English teacher before we met.
(Aku dulunya bukan seorang guru Bahasa Inggris sebelum kita ketemu)

He had not been smart person before he used drugs.
(Dia dulunya bukan orang yang pintar sebelum dia menggunakan obat-obatan)

Rachel had not been in Germany when her brother married.
(Rachel dulu tidak berada di Jerman saat saudara laki-lakinya menikah)

They had not been starving when W.H.O. supplied the foods.
(Mereka dulunya tidak kelaparan saat W.H.O. memasok makanan)

My dad had not been a firefighter before my brother was born.
(Ayahku dulunya bukan seorang pemadam kebakaran sebelum adiku lahir)

She had not been cheerful before her mom passed away.
(Dia dulunya tidak periang sebelum ibunya meninggal)



Kalimat nominal interrogative past perfect tense

Sama halnya dengan kalimat verbal interrogative, untuk bentuk kalimat nominal interrogative kita juga hanya perlu memindahkan kata kerja bantu "had" di awal kalimat.
Berikut rumus lengkapnya:

(?) HAD + SUBJECT + BEEN + OBJECT?

Contoh kalimat:

Had you been an English teacher before we met?
(Apakah kamu dulunya seorang guru Bahasa Inggris sebelum kita bertemu?)

Had he been smart person before he used drugs?
(Apakah Dia dulunya orang yang pintar sebelum dia menggunakan obat-obatan?)

Had Rachel been in Germany when her brother married?
(Apakah Rachel dulu berada di Jerman saat saudara laki-lakinya menikah?)

Had they been starving when W.H.O. supplied the foods?
(Apakah mereka dulunya kelaparan saat W.H.O. memasok makanan?)

Had your dad been a firefighter before my brother was born?
(Apakah Ayahmu dulunya seorang pemadam kebakaran sebelum adikmu lahir?)

Had she been cheerful before her mom passed away?
(Apakah dia dulunya periang sebelum ibunya meninggal?)



Begitulah kurang lebih penggunaan Past perfect tense baik dalam bentuk verbal ataupun nominal.
Selanjutnya sebagai penutup inilah tips untuk membedakan kapan kita harus menggunakan Past perfect tense, Present perfect tense dan Simple past tense.


Tips untuk membedakan antara Past perfect, Present perfect dan Simple past tense

Perbedaan antara Past perfect dengan Present perfect adalah Present perfect digunakan untuk menunjukan kejadian yang terjadi di masa lalu dan kejadian tersebut baru saja berakhir di masa sekarang.

Sedangkan Past perfect digunakan untuk menunjukan kejadian di masa lampau yang sudah berakhir sebelum kejadian yang lain juga terjadi di masa lampau.
Past perfect juga tidak menyebutkan keterangan waktu yang spesifik. Jadi saat kita ingin menceritakan kejadian yang sudah terjadi di masa lampau dengan menyebutkan waktu yang spesifik kita menggunakan Simple Past Tense.

Baca juga:





Semoga bermanfaat.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »