Degrees of Certainty Dalam Bentuk Present Time Negative

Saat kita merasa yakin atau pasti tentang sesuatu, kita tidak hanya merasa yakin bahwa sesuatu tersebut memang terjadi atau ada, kadang kita juga merasakan kepastian atau keyakinan bahwa sesuatu tidak terjadi atau tidak ada.



Kalau masih ingat, sebelumnya kita telah membahas bagaimana kita mengungkapkan tingkat kepastian yang kita rasakan dengan menggunakan to be dan modals pada postingan berjudul:

Menentukan Tingkat Kepastian Menggunakan To be dan Modals dalam Bentuk Present

Yang akan kita bahas sekarang adalah kelanjutan dari materi terebut, kalau materi sebelumnya kita belajar menentukan tingkat kepastian (degrees of certainty) dalam bentuk positive, sekarang kita akan belajar menentukan tingkat kepastian dalam bentuk negative.
Berikut penjelasan selengkapnya.

Degrees of certainty adalah tingkat kepastian atau keyakinan kita terhadap kebenaran sesuatu, atau tingkat kepastian / keyakinan kita terhadap suatu kemungkinan.
Dalam bentuk negative, kita merasa yakin atau pasti bahwa tidak adanya kemungkinan terhadap suatu kebenaran, atau kita tidak yakin atau pasti bahwa sesuatu mungkin terjadi.

Degrees of Certainty Dalam Bentuk Present Time Negative


Tingkat kepastian 100% dalam bentuk negative

Kita dapat menggunakan bentuk To be negative seperti isn't, aren't untuk menunjukan bahwa kita yakin suatu hal tersebut tidak benar atau tidak terjadi.
Contoh:

Daniel is at hospital, his parents inform me about that. Daniel isn't at school.
(Daniel berada di rumah sakit, orang tuanya memberitahukanku tentang hal itu. Daniel tidak berada di sekolah)

Smoking isn't good for our health.
(Merokok tidak baik untuk kesehatan kita)

Komodo dragons aren't mammal.
(Komodo bukan mamalia)

Semua contoh kalimat di atas menggunakan to be negative, hal tersebut menunjukan bahwa si pembicara merasa yakin dan pasti bahwa semua hal yang disebutkan pada contoh kalimat tersebut tidak mungkin terjadi.



Tingkat kepastian 99% dalam bentuk negative

Couldn't dan Can't digunakan sebagai penanda bahwa suatu hal tidak mungkin terjadi.
Contoh:

Hank can't be / couldn't be with Bella, because I just saw Bella at book shop.
(Hank tidak mungkin bersama Bella, karena aku baru saja melihat Bella di toko buku)

Steve can't be / couldn't be the winner of the math olympic. He told me he's not sure with his answers.
(Steve tidak mungkin menjadi pemenang olimpiade matematika. Dia bilang padaku dia tidak yakin dengan jawaban-jawabannya)

The supply can't be / couldn't be available because the storage room is empty.
(Pasokan barang tidak mungkin tersedia karena ruang penyimpanannya kosong)

Hanya berbeda 1% dengan contoh sebelumnya, sebenarnya penggunaan couldn't / can't dengan isn't / aren't hampir tidak ada bedanya. Yang membedakannya hanyalah keyakinan / kepstian dari pembicaranya itu sendiri.



Tingkat kepastian 95% dalam bentuk negative

Kita merasa yakin dan pasti bahwa suatu hal tidak mungkin benar atau tidak mungkin terjadi, tapi kita merasa masih ada kemungkinan yang lain. Maka kita dapat menggunakan must not be untuk mengekspresikan ketidak yakinan atau ketidak pastian kita.

Metty must not be sick.
(Metty tidak mungkin sakit)

The library must not be open today because there's an exhibition next to it.
(Perpustakaan mungkin tidak buka hari ini karena ada sebuah pameran di sebelahnya)

She must not be hungry. I don't see she touches her food.
(Dia tidak mungkin lapar. Aku tidak melihat dia menyentuh makannya)

Saat kita menggunakan must not be kita mengungkapkan sebuah ketidak yakinan yang berdasarkan sebuah kesimpulan logis dari kita sendiri. Misal seperti pada contoh kalimat yang pertama kita merasa yakin bahwa Metty tidak mungkin sakit karena kemarin baru saja bertemu dengan Mettty dengan kondisi yang baik-baik saja.



Tingkat kepastian 50% dalam bentuk negative

May not be atau Might not be dapat digunakan saat kita ingin menyatakan bahwa kita merasa setengah tidak yakin atau tidak pasti sesuatu itu benar atau memang terjadi.
Contoh:

I may not be / might not be accepted at this company. I didn't answer one question when interview test.
(Aku mungkin tidak diterima di perusahaan ini. Aku tidak menjawab satu pertanyaan saat tes wawancara)

My little brother may not be / might not be at home. He always plays with his friends after school.
(Adiku mungkin tidak ada di rumah. Dia selalu bermain dengan teman-temannya sepulang sekolah)

Mr. Arthur may not be / might not be in today because I heard the teachers will have meeting today.
(Pak Arthur mungkin tidak masuk hari ini. Karena aku dengar para guru akan mengadakan rapat hari ini)

Dari contoh kalimat di atas kita dapat mengetahui bahwa si pembicara menggunakan may not be atau might not be untuk menyatakan sebuah kemungkinan.
Meskipun ia menyatakan hal tersebut dalam bentuk negative, hal tersebut tetap menunjukan bahwa ia merasa ada kemungkinan yang lain yang bermakna sebaliknya.


Presentase yang dijelaskan di atas hanyalah sebuah ilustrasi untuk mengukur tingkat ketidak yakinan atau ketidak pastian yang kita rasakan. Pada dasarnya tingkat keyakinan atau kepastian seseorang terhadap suatu hal adalah relatif, semuanya tergantung dari cara pandang masing-masing.

Presentase angka yang dituliskan tersebut digunakan untuk membantu kita dalam memahami fungsi dari tiap-tiap ungkapan tersebut.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »